9 Langkah Agar Terbebas dari Rumen atau Lemak di Sekitar Perut

Meskipun banyaknya lemak yang terakumulasi di bagian bokong dan paha, tetapi studi menunjukkan bahwa akumulasi lemak di sekitar perut adalah yang paling berbahaya, dimana itu bisa menyebabkan tekanan darah tinggi, meningkatnya kadar kolestrol, diabetes, sindrom resistensi insulin, penyakit jantung. Oleh karenanya, para ilmuwan percaya bahwa peningkatan lebar pinggang menjadi indikator kunci akan adanya problem kesehatan.

Beberapa studi mengonfirmasi bahwa peradangan pada empedu sangat rentan terjadi pada orang-orang gemuk, terutama wanita yang sudah melahirkan berulang kali, dan pada orang yang memiliki rumen (perut besar) karena peningkatan hormon estrogen, yaitu suatu hormon yang membantu meningkatkan kolestrol darah, yang mengarah pada deposisi pada dinding kandung empedu, sehingga hal itu dapat menyebabkan terjadinya peradangan dan batu empedu di dalamnya.

Pada seseorang yang memiliki rumen (perut besar), biasanya lemak-lemak banyak menumpuk pada tulang dada dan diafragma atau daerah antara sekat dada dan perut yang itu sangat mengganggu keleluasaan gerakan paru-paru, serta mengurangi aktifitas diafragma sehingga memperkecil kuantitas udara yang mereka terima.

Beberapa penelitian telah menunjukkan adanya hubungan antara obesitas, terutama obesitas perut/ rumen dan kemandulan pada wanita, ditemukan bahwa disana adanya peningkatan akumulasi lemak di sekitar ovarium dan tuba falloppi (Saluran telur) yang mempengaruhi proses ovulasi dan reproduksi.

Anda tahu apa penyebabnya?

Banyak faktor ikut campur pada pembentukan rumen. Termasuk:

Usia, jenis kelamin, dan faktor genetik.

Faktor-faktor lain yang penting adalah:

  • Berlebihan dalam memakan makanan kaya lemak dan kalori.
  • Mengidap penyakit kanker usus besar/kolon dan akumulasi cairan pada rongga perut. Menelan udara pada saat makan sebagai akibat makan terburu-buru.
  • Merokok, yang pada gilirannya menyebabkan sering masuknya udara ke dalam perut.
  • Malas, lesu, kurang olahraga, serta tidur (terutama setelah makan, dan terutama lagi setelah makan malam).
  • Makan berlebihan yang menyebabkan kembung. Banyak minum minuman ringan diantara waktu makan atau saat makan.
  • Stress, ketegangan, dan kecemasan, menyebabkan sekresi hormon kortison, yang merangsang penyimpanan lemak di daerah perut.

Beberapa Tips Terbebas dari Rumen

Kita makan lebih dari yang kita butuhkan dan tidak tahu kapan dan bagaimana untuk makan, karena kita menganggap makan itu sebuah kesenangan yang harus lebih banyak dipenuhi kebutuhannya, adapun olahraga cukup kita ikuti melalui TV tanpa berpikir bahwa ia sangat penting bagi vitalitas tubuh kita. Berikut ini ada beberapa panduan yang dapat menyelamatkan Anda dari rumen serta memberi Anda kelincahan dan kebugaran:

  1. Minum tiga gelas air sebelum makan, karena ia dapat mengenyangkan perut dan mengurangi makan, serta tidak memiliki kalori.
  2. Minum grape fruit sebelum makan karena ia dapat mengurangi rasa lapar.
  3. Mulai makanan Anda dengan memakan sayuran hijau atau acar sayur-mayur kemudian tambahkan satu sendok cuka untuk memberikan rasa kenyang dalam waktu yang lama.
  4. Pastikan untuk makan makanan yang kaya serat, sebab ia memerlukan waktu yang lebih lama untuk dicerna, mengurangi rasa lapar, dan mengurangi timbulnya sembelit.
  5. Kurangi jumlah garam dalam makanan karena kelimpahan garam dapat mencegah pembuangan kelebihan cairan dalam tubuh yang dapat memperlebar pinggang Anda. Perhatikan bahwa tubuh tidak membutuhkan garam lebih dari satu sendok teh per hari atau sekitar 4 gram.
  6. Hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa makan yogurt bebas lemak membantu menyingkirkan rumen yang diderita oleh lebih dari 60% di negaranegara Arab pada umumnya, dan 95% dari penduduk wilayah Teluk Arab. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makan yogurt tiga kali seminggu akan mencapai hasil yang baik dan memberikan kontribusi untuk meringankan rumen karena yogurt mengandung bakteri lactobacillus acidophilus yang menyebabkan fermentasi susu, juga mengandung enzim laktase yang berfungsi mengubah laktosa menjadi glukosa yang ada dalam susu, enzim laktase merupakan enzim yang 85% banyak hilang dari orang dewasa, terutama dalam masyarakat Arab dan Afrika, dan kehilangannya dapat menyebabkan pencernaan yang buruk serta berbagai gangguan usus dan kembung. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa yogurt dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam membakar lemak yang berlebihan, sehingga tubuh akan terbebas dari lemak ini dan mempertahankan otot.
  7. Makan perlahan-lahan selama lebih dari dua puluh menit, maka Anda akan merasa kenyang dengan cepat tanpa mengisi perut Anda dengan makanan yang banyak. Apabila makan dengan cepat maka Anda mengisi perut dengan banyak makanan sebelum Anda merasakan kenyang.
  8. Diantara program diet yang paling terkenal dalam melawan rumen adalah: Makan pagi: 2 varietas buah-buahan (kecuali buah tin, anggur, kurma, pisang, dan mangga) dan sebaiknya segelas jus jeruk atau grapefruit + minuman: teh, atau kopi, atau soda, atau air lemon tanpa gula. Makan siang: Semangkok salad sayur-mayur. 4 sendok sayur rebus. Satu iris daging panggang atau seperempat daging ayam rebus, atau dua ikan panggang, atau satu kaleng ikan tuna tanpa minyak. Makan malam: Yogurt dengan timun, atau tiga sendok kacang dengan lemon atau telur rebus, atau sepotong keju dengan tomat. Dengan sepotong atau seperempat roti panggang.
  9. Salah satu latihan terbaik untuk menghilangkan rumen: Latihan pertama: Tidur di tanah pada siang hari dengan tangan di samping. Kedua kaki diangkat sepuluh kali sementara tubuh dengan kedua kaki berada pada sudut atau posisi yang lurus. Lalu keduanya diturunkan sepuluh kali dan latihan ini diulangi selama dua puluh kali secara bertahap. Latihan kedua: Tidur di lantai dengan tangan di samping. Kemudian tubuh diangkat dari tanah dengan memegang kedua betis lalu mengangkat keduanya setinggi mungkin, kemudian kembali ke posisi awal dan ulangi latihan ini 15 kali. Bahkan dengan hanya berjalan dapat membantu untuk menghilangkan rumen. Berjalan merupakan olahraga ringan dan murah, bahkan tubuh akan kehilangan sekitar 200 kalori dalam satu jam berjalan lambat. Dan pembakaran kalori akan semakin meningkat jika setiap kali berjalan dengan cepat. Berjalan membantu untuk memperkuat otot-otot perut dan otot-otot paha, serta berguna dalam menurunkan tekanan darah dan kolesterol.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *