Abu Lahab & Istrinya

Sebagian orang yang melakukan tadabbur terhadap Al-Qur’an pasti merasa heran tentang turunnya satu surat secara lengkap walaupun pendek, yang semata-mata hanya untuk membantah Abu Lahab dan istrinya.

Mereka akan bertambah heran karena di dalam surat itu disebutkan dengan jelas nama orang tersebut, padahal orang-orang kafir yang memusuhi Rasulullah jumlah mereka banyak sekali, namun demikian Al-Qur’an hanya menyebutkan nama mereka secara implisit bukan secara eksplisit.

Rasa heran akan semakin bertambah pada saat kita mendapati adanya perhatian khusus tentang masalah istri Abu Lahab, dimana surat ini telah mengkhususkan dua ayat untuk dirinya dari keseluruhan lima ayat yang ada. Bahkan (selain dinamakan surat Al-Lahab, -ed) surat ini pun dinamakan dengan surat Al-Masad, yang hal tersebut tentu sangat erat kaitannya dengan istri Abu Lahab.

Jika Anda mau menambah rasa heran Anda, maka lihatlah sejarah permusuhan Abu Lahab dan istrinya terhadap umat Islam, yang di dalamnya bahkan tidak ada bentuk penyiksaan dengan cambuk sama sekali, tidak pula dengan tebasan pedang, tidak pula dengan pukulan yang mengakibatkan luka-luka, dan tidak pula dengan cara pembunuhan atau penculikan sama sekali.

Jika demikian, lalu kenapa laknatlaknat ini diberikan kepada orang itu (Abu Lahab) dan istrinya? Saya akan berusaha menjelaskannya kepada Anda dengan ringkas. Dahulunya orang itu beserta istrinya termasuk dari Insan  Media (Penyebar Berita) yang sangatberbahaya sekaligus pencetus ide-ide/ persepsi menyesatkan! Selanjutnya, gangguan mereka berdua tidak hanya berhenti pada satu orang muslim atau muslimah saja akan tetapi melampaui batas hingga sampai kepada semua manusia yang mendengarkan dan menyaksikan mereka berdua.

Betapa banyak manusia telah terhalangi dari mengikuti jalan Allah dikarenakan ucapan mereka! Dan betapa banyak para da’i yang merasa disakiti oleh kedustaan dan pemutarbalikan fakta yang mereka berdua lakukan!

Oleh karenanya, pantaslah mereka mendapatkan laknat-laknat yang komprehensif ini, yang telah menimpa mereka di dunia dan di akhirat.

Lihatlah kembali sikap-sikap mereka yang sangat merugikan, dari semenjak awal dakwah Islam dimulai.

untitled15

Artinya: Telah diriwayatkan oleh Al- Bukhariy dari Ibnu Abbas, ia berkata: «Tatkala turun ayat, ‘Dan berikanlah peringatan terhadap keluarga dekatmu’ [Q.S. As-Syu’araa: 214] maka Nabi naik ke atas bukit Shafa lalu memanggil, ‘Hai Bani Fihr, hai Bani Adiy yang berasal dari keturunan Quraisy’, sampai mereka semua berkumpul. Dan bagi orang yang tidak bisa keluar maka ia mengutus seorang utusan untuk melihat apa yang terjadi, maka datanglah Abu Lahab dan orang-orang Quraisy, kemudian Nabi berkata: ‘Apa pendapat kalian jika aku kabarkan bahwasanya di lembah itu ada pasukan berkuda yang ingin menyerang kalian, apakah kalian akan mempercayaiku?’ Mereka berkata: ‘Iya, kami tidak mengenalmu kecuali selalu jujur’. Nabi berkata: ‘Sesungguhnya aku datang memberi peringatan dari azab yang pedih’. Abu Lahab berkata: ‘Celaka kamu, hanya karena ini kamu mengumpulkan kami?!’ Maka turunlah ayat, ‘Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan’” [Q.S. Al-Masad: 1-2].

Perhatikan bahwasanya Ibnu Abbas berkata dalam riwayat ini: “Maka datanglah Abu Lahab dan orangorang Quraisy”. Yang mengundang perhatian dari beliau adalah meskipun massa yang berkumpul sangat besar dan di dalamnya ada Abu Lahab, namun beliau mengkhususkan penyebutan nama Abu Lahab saja, padahal semua dedengkot Quraisy juga ikut hadir pada saat itu. Ini kemungkinan besar karena pribadi yang paling berpengaruh di tengah mereka saat itu adalah Abu Lahab. Kenapa? Karena dialah yang berbicara, dialah yang mengumumkan dengan suara tinggi yang mengancam manusia dan menghalangi mereka dari jalan Allah.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *