“Bumi Israel”, Istilah Khayalan

Oleh: Syaikh Mamduh Farhan al-Buhairiy +

Istilah “Bumi Israel” telah berhasil diciptakan untuk menunjukkan bahwa Paletina merupakan negara bersejarah bagi penganut Yahudi. Hal ini tidaklah mengherankan karena sebelumnya juga telah dibuat istilah baru “Bangsa Yahudi” sebagai mitos yang menyesatkan.

Tujuan di balik mitos yang menyesatkan ala Israel tersebut adalah merupakan promosi dan usaha untuk meyakinkan bahwa negara “Palestina” telah kembali ke pangkuan “Bangsa Yahudi”. Ya, hanya kembali kepada mereka saja, bukan kepada penduduk Palestina yang minoritas yang kebetulan datang ke negara tersebut, sehingga mereka dianggap “orang asing bukan, masyarakat asli dan tidak memiliki sejarah pula”, sebagaimana mereka juga mempromosikan gerakan “Zionisme” dan “Israel”.

Oleh karenanya, para penganut Zionis menganggap bahwa perang yang dilakukan “Bangsa Yahudi” untuk mengembalikan negeri tersebut dianggap sebagai perang “Keadilan”. Sementara perlawanan yang dilakukan oleh penduduk setempat dianggap sebagai perlawanan “Kriminalisme dan Terorisme”!

Sungguh istilah “Bumi Israel” berusaha mengalihkan isu agama menjadi isu politik. Dengan demikian dalam adat seorang Zionis, Palestina dianggap sebagai “Bumi Sejarah Israel”. Sehingga mereka menganggapnya sebagai “Negara yang dijanjikan bagi Bangsa Yahudi” yang berada di seluruh penjuru dunia.

Gerakan Zionisme telah merubah isu agama Yahudi dan Zionis menjadi isu nasional, kemudian mereka berusaha mencari pembenaran atas penjajahan terhadap Palestina dan mengusir penduduknya.

Ya “Nasionalisme Yahudi”, penyamaran tersebut dicetuskan sejak awal abad ke-19 dan awal abad ke-20. Tujuan utama di balik penyamaran tersebut adalah mengaitkan Palestina dengan sejarah Yahudi masa lalu, sehingga ia berubah menjadi “Negara” bagi anak cucu “Nasionalisme Yahudi” tersebut. Sementara penduduk Palestina sendiri dianggap tidak memiliki sejarah dan nasionalisme, mereka hanya sekedar berkumpul di Palestina dan merebut hak “Bangsa Yahudi” yang memiliki “Nasionalisme Yahudi”!

Karenanya Yahudi mengorek memori Yahudi dan menggambar sejarahnya dengan bantuan khayalan dusta mereka hingga dengan cara itu mereka dapat menciptakan pohon silsilah keturunan “Bangsa Yahudi”. Dengannya, sejarah “Bangsa Yahudi” berkaitan dengan Bumi Palestina. Kemudian hal itu dikenal dengan sebutan istana “Bumi Israel” yang dijadikan patokan bagi pergerakan Zionisme dan juga dijadikan sebagai dasar geografi khayalan untuk penduduk Zionis sejak lebih dari 100 tahun.

Orang-orang Yahudi Eropa telah menelan kesengsaraan karena meyakini bahwa keselamatan Kristen tidak akan sempurna kecuali dengan kembalinya Yahudi pada Zionisme. Oleh karenanya, mereka membantu Yahudi dengan segala kekuatan yang dimiliki untuk kembali ke negara asli mereka, dan mereka disebut dengan istilah “Zionis Baru”. Merekalah yang menciptakan istilah “Bumi Israel” bukan orang Yahudi. Selanjutnya, sejarah Yahudi sangat jauh sekali dari istilah “Bumi Israel”. Seluruh literatur Yahudi kuno termasuk Kitab Suci, tidak ada di dalamnya istilah “Bumi Israel”.

Inilah hakikat sebenarnya negara Zionis yang telah mempromosikan segala bentuk mitos menyesatkan demi merampas negara Palestina yang termasuk dalam wilayah negara-negara Arab. (ay). (md).

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *