DAMPAK POSITIF MENAHAN PANDANGAN

Ibnul Qoyyim berkata dalam kitab ad-Da’ wad-Dawa’ (penyakit dan obatnya) mengatakan:

“Pandangan adalah anak panah iblis yang beracun. Barangsiapa melepaskan pandangannya maka akan menyesal selamanya. Dalam menahan pandangan ada beberapa manfaat, di antaranya:

1. Bahwa menahan pandangan merupakan kepatuhan pada perintah Allah Ta’ala yang ini merupakan puncak kebahagiaan hamba di dunia dan akhirat. Allah Ta’ala berfirman:

قُل لِّلمُؤمِنِينَ يَغُضُّواْ مِن أَبصَـٰرِهِم وَيَحفَظُواْ فُرُوجَهُم‌ ذَٲلِكَ أَزكَىٰ لَهُم‌ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرُ بِمَا يَصنَعُونَ

Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih Suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat. (QS. An-Nur:30)

2. Bahwa menahan pandangan dapat mencegah pelakunya dari sampainya pengaruh anak panah yang beracun barangkali didalamnya terdapat pengaruh racun yang dapat merusak hatinya.
3. Bahwa menahan pandangan akan mewariskan ketenangan dan kemesraan bersama Allah di dalam hati, dan perasaan ingin selalu bersama Allah Ta’ala. Karena sesungguhnya melepas pandangan akan memecah dan membagi hati serta menjauhkannya dari Allah Ta’ala.
4. Bahwa menahan pandangan akan menguatkan hati dan membuatnya senang, sebagaimana melepas pandangan akan melemahkan hati dan membuatnya sedih.
5. Bahwa menahan pandangan akan membuat hati bercahaya. Untuk inilah Allah menyebut ayat an-Nur (cahaya) setelah perintah menahan pandangan. Dia yang Maha Tinggi berkata: “Katakanlah kepada orang-orang beriman agar mereka menahan pandangan mereka”, kemudian setelah itu Allah Ta’ala berfirman: “Allah (Pemberi) cahaya langit dan bumi.”
6. Bahwa menahan pandangan akan mewariskan firasat yang benar, yang dengan firasat tersebut pelakunya (pemilik hati) dapat membedakan antara yang haq dan yang bathil. Allah Ta’ala akan memberikan balasan terhadap amalnya, karena menahan pandangan termasuk amal. Apabila seorang hamba menahan pandangannya dari apa saja yang dilarang Allah Ta’ala, pasti Dia akan memberi ganti padanya dengan melepas cahaya bashiroh-nya (memberi cahaya hati) dan membuka baginya pintu ilmu, ma’rifah dan firasat yang benar.
7. Bahwa menahan pandangan akan mewariskan keteguhan, keberanian dan kekuatan di dalam hati.
8. Bahwa menahan pandangan akan menutup jalan bagi masuk syetan ke dalam hati, karena sesungguhnya syetan masuk melalui pandangan dan menembus hati lebih cepat daripada aliran udara dalam menempati ruang hampa.
9. Bahwa menahan pandangan akan memberi kesempatan kepada hati untuk mecurahkan segenap pikiran dan tenaganya dalam kemashlahatannya.
10. Sesungguhnya antara mata dan hati terdapat celah dan jalan masuk yang mengharuskan pemisahan satu dengan yang lain, ia akan baik dengan baiknya dan akan rusak karena rusaknya. Apabila hati rusak maka rusaklah pandangan, dan apabila pandangan rusak maka rusaklah hati. Begitu pula kebalikannya di bidang kebaikan.

Inilah sebagian faidah menahan pandangan. Kita mohon kepada Allah Ta’ala dengan karunia dan kemuliaan-Nya untuk menjaga kita semua dari ketergelinciran, sebagaimana saya meminta kepada-Nya agar kita termasuk orang yang datang mempergunakan nikmat-nikmat Allah dalam ridha-Nya. Amin.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *