Sunnah adalah sumber syariat kedua setelah al-Qur'an. Tidak mungkin agama Allah ini bisa sempurna kecuali dengan mengambil sunnah Nabi Sholallohu 'alaihi wa sallam dan disandingkan bersama kitab suci Allah. Oleh karena itu banyak ayat-ayat al-Qur'an dan hadits-hadits mutawatir yang memerintahkan agar taat kepada Rasul Allah dan berpegang teguh dengan sunnah dan menjadikannya sebagai hujjah (dalil, bukti). Dan umat Islampun telah berijma’ atas hal ini.
Dalil –dalil dari al-Qur'an:
Firman Allah:
فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُونَ حَتَّى يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لَا يَجِدُوا فِي أَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
“Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.” (al-Nisaa’: 65)
diklik: 518 kali.